Loading
X
Selamat Datang di Portal Resmi Dinas Kesehatan Bojonegoro © 2014
DINKES BOJONEGORO PERINGATI HARI JANTUNG SEDUNIA TAHUN 2020

Edukasi Jantung Sehat : dr Rio Herdiyanto, Sp. JP(K), FIHA mengisi acara Talk show Online di Radio Malopati FM

 

 Hari Jantung Sedunia yang jatuh pada tanggal 29 September mendapat perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro. Peringatan hari Jantung Sedunia di Bojonegoro Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan edukasi pada masyarakat Bojonegoro melalui media massa radio.

Menggandeng mitra kerja Malowopati FM radio milik pemkab Bojonegoro menyiarkan acara Talk Show Online pada rubrik mingguan “ Bincang Sehat “ yang ditayang online rutin tiap hari jumat.

Khusus dalam memperingati hari Jantung Sedunia Dinas Kesehatan menghadirkan narasumber ahli jantung dari RS Sosodoro Djatikoesoemo dr. Rio Herdiyanto, Sp. JK (konsultan) FIHA. Dokter  Rio tampil dengan didampingi oleh dr. Lucky Imroah selaku Kabid Kesmas dan Imam Wahyudi, kasi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Bojonegoro,

Acara talk show dipandu oleh Lia dari radio Malowopati FM, selama hampir dua jam acara berlangsung dengan gayeng dan menarik para audiance. Banyak pertanyaan yang masuk ke meja penyiar baik dari line telpon langsung maupun medsos Malowopati FM. Acara ini juga tayang live melalaui media sosial facebook dan radio streaming. 

 “ Use Heart to Beat Cardio Vascular Desease”

“ Gunakan Hati agar terhindar dari penyakit Jantung” menjadi tema utama dari peringatan hari Jantung sedunia tahun 2020. Tema secara umum dapat dimaknai bahwa kita diminta untuk berpikir logis bahkan bila perlu gunakan perasaan kita agar kita terhindar dari penyakit jantung.

Penyakit kardiovaskular (CVD) sering kali merupakan hasil akumulasi dari beberapa penyebab seperti usia, gaya hidup, diet, dan merokok, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gagal jantung; Karenanya, Hari Jantung Sedunia dirayakan pada tanggal 29 September setiap tahun.

Fakta saat ini CVD adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia, terhitung 31% dari kematian global.

Kebanyakan CVD dapat dicegah dengan mengatasi faktor-faktor risiko perilaku seperti penggunaan tembakau, diet tidak sehat dan obesitas, serta kurangnya aktivitas fisik.

dr. Rio dalam talk show di Bincang Sehat Malowopati FM menyampaikan agar masyarakat lebih waspada terkait dengan kesehatan jantung. Untuk kaum laki=laki agar segera cek rutin kesehatan jantung saat telah berusia 40 tahun sedang pada kelompok wanita dianjurkan setelah umur 50 tahun.

Bagi masyarakat yang memiliki keluarga utama (orang tua/ saudara) yang sakit jantung agar lebih waspada karena faktor genetik juga ditemukan pada penderita sakit jantung.

Agar terhindar dari sakit jantung masyarakat agar mengubah kebiasaan hidup tak sehat, diantaranya kurangi atau berhenti merokok, konsumsi alkohol dan makanan yang banyak mengandung lemak jenuh. Beberapa contoh makanan tak sehat yang biasa dikonsumsi masyarakat adalah sayur santan yang dipanaskan ulang. Sangat diajurkan konsumsi buah dan sayur serta kacang-kacangan.

Aktifitas fisik minimal 3 kali dalam seminggu dengan lama kegiatan minimal 30 menit juga sangat dianjurkan, dan ukur nadi paska olah raga dengan formula : 220 – umur x 85% = nadi yang harus dicapai setelah olah raga.

 

PENULIS : IMAM WAHYUDI, SKM, MPH