Dinkes Bojonegoro Siap Terapkan Aplikasi "Amanda Bangga" Besutan Bagian Administrasi Pembangunan Setda

BOJONEGORO – Dalam upaya mempercepat dan meningkatkan akurasi pelaporan pembangunan di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Monitoring, Pengendalian, dan Pelaporan Pembangunan Daerah Berbasis Digital yang dikenal dengan nama Amanda Bangga, pada Senin (29/06).

Kegiatan yang berlangsung di aula Swasti Saba Dinas Kesehatan Bojonegoro ini diikuti oleh staf internal Dinas Kesehatan serta perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Kabupaten Bojonegoro. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dengan menghadirkan narasumber berkompeten dari Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro.

Selama ini, proses pelaporan pembangunan daerah sering kali menghadapi tantangan klasik. Data Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Fisik/Non-Fisik, hingga Laporan Progres Lelang belum terintegrasi sepenuhnya, sehingga memicu keterlambatan pelaporan. Ditambah lagi, minimnya visualisasi data menyulitkan pimpinan dalam membaca informasi secara cepat, serta adanya kendala dalam pengajuan dan monitoring usulan Standar Harga Satuan (SHS)—termasuk SSH, SBU, HSPK, dan ASB—pada sistem SIPD.

Hadirnya aplikasi Amanda Bangga menjadi jawaban konkrit atas kendala-kendala tersebut. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan proses monitoring serta pengendalian program atau kegiatan OPD di lapangan secara real-time.

Melalui bimbingan teknis ini, para peserta diarahkan untuk menguasai tiga fungsi utama aplikasi, antara lain:

  1. Integrasi Data Capaian: Menyajikan data capaian target (Time Schedule/Anggaran Kas) dan realisasi anggaran OPD secara transparan.
  2. Pantauan Fisik Berkala: Menyajikan data progres pekerjaan fisik melalui laporan PPKom/Konsultan Pengawas yang dilengkapi dengan dokumentasi berkala.
  3. Fitur Geotagging: Menyajikan koordinat lokasi riil di lapangan, sehingga memungkinkan pimpinan untuk ikut memantau pelaksanaan program OPD di wilayahnya masing-masing.

Dalam sambutan pembukaannya, Sekretaris Dinas Kesehatan menekankan pentingnya komitmen bersama dalam memaksimalkan penggunaan aplikasi ini. Kualitas input data menjadi kunci utama agar aplikasi Amanda Bangga mampu membawa dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Dengan fitur dashboard yang informatif, pimpinan kini dapat memantau capaian kinerja secara langsung. Jika ditemukan kendala atau deviasi di lapangan, deteksi dini bisa dilakukan dengan cepat, sehingga langkah intervensi yang diambil pimpinan bisa lebih tepat sasaran.


By Admin
Dibuat tanggal 01-07-2026
58 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
70 %
Puas
7 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
22 %